Tampilkan postingan dengan label my story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Mei 2017

Istighfar cara terbaik untuk menegur

Bahagia bersama mereka, dan
banyak istighfar karena mereka 😂😍😍
.
karena, saat ada anak yang berperilaku kurang baik, coba ditegur dengan istighfar, dan Alhamdulillah lambat laun dia memperbaiki sikapnya dan mengerti bahwa apa yang dilakukannya itu tidak benar
.
'bu guru tuh ga sopan...'
'astagfirullahal 'adzim... suruh istighfar temennya.'
'istighfar kamu, itu ngga sopan'
.
Alhamdulillah jadi ga perlu pake otot dan terkadang amarah untuk menegur mereka 😘
.
karena mereka dilahikan fitrah, dan tidak pantas bagi kita untuk merusak fitrah mereka😘😘

#07052017 💞💞
@fitriamaliya_
menulis, menyampaikan yang harus disampaikan.

Jumat, 28 April 2017

Jadi, ingin diuji jadi baik atau diuji jadi buruk?

jika saya tidak hijrah maka saya akan terus berada dalam lubang maksiat
.
jika saya tidak hijrah maka saya akan terus memakai topeng yang mereka anggap baik, dan itu melelahkan
.
jika saya tidak hijrah, maka saya akan terus berada dalam kesulitan
.
memang, jika saya hijrah tidak menjamin lepas dari kesulitan tapi memang itu tantangan yang harus dihadapi
.
Allah menguji apakah kita benar-benar beriman atau hanya sampai lisan
.
jadi, ingin diuji jadi baik atau diuji jadi buruk?
.
.
@fitriamaliya_
menulis, menjadi lebih baik

Rabu, 26 April 2017

hati-hati kecuci otaknya jadi bersih 😄


kebanyakan orang tidak mau membaca suatu informasi yang mereka awam terhadapnya karena takut terpengaruh, takut 'tercuci' otaknya
.
pemahaman seperti itu terlahir karena ketidaktahuan, menutup diri dari hal-hal yang memang sudah dicap buruk oleh mayoritas
.
menganggap benar apa yang dikatakan mayoritas
.
padahal islam sendiri memerintahkan untuk bertabayyun terhadap semua informasi yang didapat, tidak boleh diambil mentah-mentah
.
tidak boleh menggunakan prinsip 'katanya' dan lantas membuat kita percaya
.
tapi harus didasarkan dengan Al-Qur'an dan Al-Hadits
.
maka, informasi tersebut dapat kita telaah apakah harus diterima karena sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadits atau ditolak karena bertentangan dengan keduanya
.
maka, berhati-hati dalam menerima informasi dibolehkan tapi bukan berarti menolak sepenuhnya terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya, tapi sudah dibenarkan karena 'katanya'
.
.
@fitriamaliya_
menulis, menyampaikan kebenaran

Senin, 27 Februari 2017

berapa lembarkah anda dalam sehari?

'bu fitri, kalau baca berapa lembar?'

'baca apa?'

'baca Qur'an, berapa lembar?'

sebelumnya saya kasih tau dia gimana caranya supaya bisa satu hari satu juz, alhasil munculah pertanyaan itu..

'hmm berapa yaa?' coba inget malam2 kemarin yang mulai ga rutin baca Qur'an nya, astagfirullah... jadi malu sendiri 😢

'satu lembar yaa...' tebak ryan

'iya, kadang satu lembar, dua lembar, kadang juga empat lembar..'

'kalau empat lembar mah kebanyakan bu, nanti capek. saya satu lembar..'

'iya gpp, satu lembar.. ibu juga dulu mulainya dari satu lembar, terus nambah jadi dua lembar, dan seterusnya...'

'saya nanti kelas 4 mau dua lembar ahh..'

'iyaa, tapi ngajinya habis maghrib.. bisa mencerdaskan otak...'

*manggut-manggut* 😂😂

27022017
@fitriamaliya_
menulis, muhasabah diri.

Senin, 20 Februari 2017

bad habbits in writing

# udah selesai, kumpulin kertas uts, dibaca sama dosen, deg-degan kenapa harus dibaca saat itu juga, dan ngga lama, beliau bilang:

'bagus tulisannya..'

'iya pak?'

'Fitri guru apa karyawan?'

'guru pak..'

'bagus tulisannya..'

'awalnya doang pak, ujung-ujungnya berantakan XD

# jadi nyesel karna buru-buru jadi ga karuan tulisan ujungnya, dan emang kebiasaan semangat diawal, bagus diawal, ga pernah konsisten sampai akhir, dibiarin jelek gitu aja >..<

19022017
@fitriamaliya_
menulis, mencoba menghilangkan kebiasaan buruk.

Kamis, 02 Februari 2017

Melarang disertai Penjelasan

cerita ini berawal dari ingatan saya yang setiap liat B2 selalu ingat dengan sinetron Marmaid, karena penasaran akhirnya saya coba tanya mereka masih nonton atau ngga.

saya: Fiana, masih suka nonton marmaid yaa?

Fiana: ngga, Fahira noh...

Saya: Fahira masih suka nonton? 'gantian tanya temennya yg lain'

Fahira: Iyaa, Olif juga, Alle, Enzi, Naeema... 'rombongan deh 😂

Saya: kan udah bu guru bilang, anak-anak ngga boleh nonton itu.

Fiana: emang kenapa bu? 'pinter ya anak sekarang udh bisa mikir sebab-akibat.. ini juga terkadang yang menjadi hambatan saat saya ingin memberikan informasi kpd mereka, karena terkadang mereka tdk akan menerima begitu saja, tapi cenderung bertanya, 'kenapa?' bukan karena saya tidak ingin menjelaskan tetapi terkadang saya kesulitan menyesuaikan dengan akal mereka yang memang belum sempurna. tetapi biasanya setelah dijelaskan mereka baru mau menerima, mendengarkan, menjalani informasi yg dia terima, itulah mengapa anak membutuhkan Ibu yang cerdas agar anaknya pun Cerdas😊

Saya: Karena ngga sopan sinetron nya, bu guru aja ngga suka nonton itu. 'ah teladan, saat ingin melarang pastikan kita pun tidak melakukannya'

Fiana: Enzi punya baju marmaid bu.. terus nanti aku mau beli...

Saya: Enzi punya baju marmaid?

Enzi: iya,, Alle juga bu..

Saya: buat apa baju marmaid? emang bisa dipake jalan??

Enzi: bisa, lompat" jalannya.

Saya: itu bukan jalan namanya tapi lompat😂 nih temen-temen 'sy coba diskusi sm mrk yg lg mengerjakan tugas' kalau perempuan itu pake bajunya harus panjang, yang sopan karena nanti: 1. Allah suka 2. Rasulullah suka 3. mama papa suka 4. cantik 5. solehah. tuhh ada 5 nilainya.

tapi coba kalau misalnya pake baju marmaid -1 Allah ga suka -2 Rasulullah ga suka -3 mama papa ga suka -4 ga cantik -5 ga solehah. tuh berapa nilainya kalau pake baju marmaid?

'noooooollll...' mereka jawab kompakan..

Saya: tuhh 0 nilainya, emang mau dapet O? mau nol atau lima??

mereka: lima. 'mulai paham Alhamdulillah'

Fiana: aku ga jd beli bajunya nya ah,

'Hebat👍' puji saya, anak butuh dengan yg seperti ini

tuh Enzi punya bu.

'bajunya jarang dipake, udah mau sobek' sahut Enzi

'hehe bagus👌👍'

'tapi itu Ariel punya baju marmaid?' olif masih ngga terima 😂 tapi bagus berarti akalnya coba untuk menelaah 😂

'biarin, cuekin aja. berarti Ariel nilainya Nol, emang mau nilainya Nol?' Coba di ajak untuk berpikir lebih baik, anak itu pintar sebenarnya kita hanya perlu memberi pertanyaan dan mendengar apa pendapat mereka 😊

'hehe ngga mau... mau nya Lima..' jawab Olif.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah..

Jadi, sebenarnya saat ingin melarang anak cobalah untuk memberi pengertian mengapa ia tidak boleh melakukan itu, apa akibatnya. Hal tersebut lebih ampuh dari pada hanya melarang, melarang, melarang tanpa memberi penjelasan mengapa ia dilarang.

by. @fitriamaliya_
Menulis, berbagi pengetahuan

Rabu, 30 November 2016

Please, fokus pada kelebihan

'Bu, kayaknya dia tipe anak yang visual deh, tipe anak yang baca gambar bukan suara, soalnya kalau anak disuruh ngikutin apa yang kita ucapkan biasanya bisa, sedangkan dia ngga bisa, tapi kalau komunikasi lancar..'
.
'Ohh berarti dia audio nya kurang..'
.
#jleb #skakmat #kebiasaanlama -___-
.
.
.
Maksudnya kalau memang dia punya kelebihan kenapa harus fokus sama kekurangan?
.
Yaa begitulah saya, manusia.
.
.
.
01122016
Menulis, untuk memperbaiki diri

Selasa, 29 November 2016

Kasih sayang seorang Ibu

ibu : fit, itu ada telur disambelin tuh buat sarapan..

me : telur kaya kemarin?

ibu : iya

me : kenapa beli lagi?

ibu : atuh pengen beli aja

me: ngga, maksudnya kenapa beli tapi ngga emi makan?

ibu : orang sengaja emi beli buat fitri
.
.
MasyaAllah, luar biasa yaa😢😢 cuma seorang ibu yang bisa melakukan ini, yang lebih mendahulukan anaknya dari pada dirinya sendiri..
.
Alloohummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa robbayaani shoghiiroo..
.
.
30112016
menulis, untuk memperbaiki diri.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Hati-hati dengan kata negatifmuu~~

Hari ini. sabtu, ikut seminar tentang gradasi warna | karena tanpa persiapan, apa adanya jadi satu krayon isi 12 dipake buat tiga orang.
.
Karena persediaan terbatas dan waktu itu ngga kepikiran untuk giliran jadi saya coba pake warna yang ada, yang harusnya hijau tua tapi saya pake hijau muda, dan diperbolehkan sama bapak yang kasih materi.
.
Tapi saat saya tanya lagi tiba-tiba beliau bilang: 'Salah' harusnya hijau tua..' wahh saat itu juga saya langsung speechless, down, hilang semangat rasanya pengen langsung selesai.
.
Cemen yaa mental saya cuma karena kata 'salah' sudah hilang minat, dan entah kenapa langsung flashback ke gimana cara saya waktu mengajar, apa menggunakan kata-kata yang mematikan sel-sel otak juga seperti itu atau kata-kata penyemangat yang merangsang sel-sel otak??
.
Dan mungkin bagi sebagian orang, guru, orangtua, itu hanya sebuah kata-kata atau kalimat negatif yang tidak berpengaruh apa-apa pada perkembangan kecerdasan dan perilaku anak.
.
Tapi pada kenyataannya kata-kata atau kalimat negatif sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan kecerdasan dan perilaku anak, bahkan menurut beberapa penelitian kekerasan verbal lebih mematikan dari pada kekerasan fisik.
.
Dan Alhamdulillaah karena insiden ini semoga bisa jadi lebih baik, lebih sabar, lebih banyak kata-kata baik yang keluar saat mengajar dari pada kata-kata buruk.. aamiin ya Allah..
.
Alloohumma yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii a'laa diinikh..
.
8 OKT 2016
By. @fitriamaliya_
Menulis, untuk memperbaiki diri.

Insiden motor untuk yang kedua kalinya

Tadi sepulang sekolah jatuh lagi, di hari yang sama, selasa. Dan untuk kedua kalinya 😞
.
Tapi kali ini diliat langsung sama kakak yang pedulinya hampir kaya bapak jadi merasa.. 'ahh pasti habis ini kepercayaannya berkurang dan khawatirnya bertambah.'
.
Bukan karena saya ngga bersyukur ada yang khawatir. Bukan. Tapi karena terkadang khawatir yang berlebih itu jadi membuat saya tertekan, terkekang. Itu..
.
Dan sampai rumah masih harus tanggung jawab sama yang punya motor, karena kakak yang lihat sama kakak yang punya motor itu dua orang yang berbeda.. hadehh bener-benee nyusahin ya saya 😢
.
Karena insiden kali ini ada saksi jadi mau ngga mau harus laporan sama yang punya motor. Beda sama insiden yang pertama, ngga ada orang rumah yang tau jadi sengaja ngga bilang, bukan karena takut kena marah, bukan. Tapi karena itu tadi, bisa-bisa ngga dipercaya lagi buat bawa motor sendiri. Protect banget kan.. Alhamdulillaah^^
.
Akhirnya mau ngga mau saya cerita kalau motornya tadi nabrak motor orang lain, dan yang di depan, ngga tau apa namanya sedikit belah..
.
'Siapa yang nabrak?' Tanya Abang
'Fitri, orang yang depan fitri kepleset jadi nabrak dia motornya..' jelas saya
'Terus ngga jatuh?' Tanya lagi
'Siapa? Fitri? Ngga, cuma motor depannya aja itu..'
.
Meskipun pertanyaannya simple dan tanpa ekspresi entah kenapa ngerasa seneng, karena itu berarti beliau lebih khawatir sama saya dari pada sama motornya.. hehe
.
seketika itu juga perasaan seneng, legaaa.. Alhamdulillaah 😊😊
.
Dan semoga ini insiden yang terakhir, dan semoga saya bisa lebih hati-hati lagi dalam mengemudi motor, tidak sombong. Aamiin ya Allah..
..
Alloohumma yaa Muqollibal quluubi tsabbit qolbii a'laa diinikh wa a'laa tho'atika..
..
Selasa, 4 okt 2016
..
By. @fitriamaliya_
Menulis, untuk memperbaiki diri.

Jumat, 02 September 2016

Kuliah ohh kuliah~~~~~~

Belum edit edit tugas 😏

Kalau tugasnya diserahin ke temen, kadang mereka langsung copy paste aja tanpa baca dulu materinya, ngga diperiksa lagi sudah lengkap atau belum, mudah dimengerti atau tidak

jadi saat sudah selesai tugasnya suka bingung sendiri, ada bahasan yang terlalu dan sulit dimengerti, dan saat ditanya: 'ini maksudnya apa? Ngga ngerti...'

'Dihh sama ngga ngerti, orang kemarin langsung copy paste terus diedit biar rapih..' | Lohh terus siapa lagi yang paham kalau dia sendiri ngga paham sama materi yang dia buat😏

Prinsip saya kalau dia yang buat makalah berarti dia sudah paham sama materi yang dia muat dimakalah, yaa masa sih kita mau pake materi yang ngga kita ngerti terus kita harus presentasi didepan temen-temen kan lucu jadinya?? 😂

Yaa tapi sayang seribu sayaang ngga semua orang punya prinsip yang seperti ituu😔 maka dari itu setiap ada tugas saya kerjakan sendiri, karena memang sulit dikerjakan bersama, sigani eopseo.

Yaa meskpun terkadang ditengah jalan saat mengerjakan tugas suka ngeluh sendiri, greget karena ngga ada waktu, tapi yaa ngga sepenuhnya pusing sih, ada untungnya juga..

Karena saya bisa pilih sendiri materi yang saya ngerti, jadi banyak belajar juga, banyak baca, jadi tambah pengetahuannya, dan yang terpenting jadi lebih menghargai sebuah proses.

Seperti yang ust Felix bilang: 'Allah tidak bertanya hasil, tapi yang akan Allah tanya adalah prosesnya, jadi teruslah berproses menjadi baik..' InsyaAllah..

# dan entah kenapa makin kesini malah jadi ngga nyambung haha sudahlah sekian.

Alloohumma yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii a'laa diinikh

By. @fitriamaliya_
Menulis, untuk memperbaiki diri.

Selasa, 23 Agustus 2016

Sosmed? Gunakan dengan bijak.

Serius! Meskipun saya pake bbm saya ini orang yang paling males buanget buat ngecek status bbm

Kudet banget, jadi ngga tau apa yang lagi happening di bbm

Saking kudetnya kadang suka ada yang tiba—tiba nanya: "kakaknya sakit? Sakit apa??"

Dan saya nya cuma bengong, melongo, bingung mau jawab apa.. sambil menunjukkan muka yang tanpa dosa karena bisa ngga tau kondisi kakaknya sendiri haha XD

Akhirnya saya jawab: "Ngga tau, perasaan baik baik aja. Emang tau dari mana kakak fitri sakit?" 'Dari status bbm'

Good! Lagi—lagi harus dapet kabar dari sosmed.

Dan ini sebenarnya salah satu alasan kenapa saya males banget cek status bbm karena biasnya berisi curhatan—curhatan yang tidak seharusnya dituang dalam bentuk status yang akhirnya membuat semua orang jadi tau bahkan terkadang mereka yang orang luar lebih tau dari pada saya sendiri yang orang dalam, ya karena memang mereka curhat dengan bbm, sosmed.

Dan kalau ada orang yang curhat distatus gitu suka kesel sendiri, apalagi masalah pribadi, masalah rumah tangga yang memang harusnya suam—istri yang tau.

Ohh ayolah ngga semuanya bisa dituang dalam bentuk status, dan ngga seharusnya semua orang tau masalah kita, lagipula kita punya Allah tempat mengadu, tempat berkeluh kesah, bergantung pada Dia, serahkan semua padaNya.

Jadi ngga perlu lah diumbar, disebar ke orang—orang melalui status, gunakan dengan bijak sosmed yang ada.

@fitriamaliya_
Menulis, untuk memperbaiki diri.

Alloohumma yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii a'laa diinikh^^