Selasa, 15 September 2015

Ketika Aku menegur mu, bukan berarti Aku lebih baik dari mu

sesungguhnya tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.

kita mencintai saudara kita karena Allah berarti kita tidak ingin dia terus-terusan berada dalam kubangan dosa.kita ingin bersama-sama di JannahNya.

saudaraku, ketika aku mengingatkanmu, bukan berarti aku lebih baik darimu, tapi aku ingin kita bersama-sama di surgaNya.

saudaraku, ketika aku mengingatkanmu, bukan berarti aku ingin mempermalukanmu, tapi aku ingin kau mulia di hadapanNya

saudaraku, akupun tak sempurna, aku juga ingin kau ingatkan ketika aku berbuat dosa.

kelak betapa aku ingin kau tau bahwa aku menyayangimu karena Allah. . .

saudaraku, ketika aku mengingatkanmu, sesungguhnya aku juga sedang mengingatkan diriku sendiri. . .

percayalah, semua ini ku lakukan karena aku mencintaimu karena Allah.

‬‪#‎BukuFelixSiauw


Senin, 14 September 2015

Sunnah Rasulullah SAW

Suatu hari Ali bin Abi Thalib bertanya tentang sunnah Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW menjawab, "Ma'rifat (mendekatkan diri kepada Allah) adalah modalku, akal pikiran adalah sumber agamaku, cinta adalah dasar hidup ku, rindu adalah kendaraan ku.

Berzikir kepada Allah adalah kawan dekat ku, keteguhan adalah perbendaharaan ku, duka adalah kawan ku, ilmu adalah senjata ku, ketabahan adalah pakaian ku, kerelaan adalah sasaran ku. Fakir adalah kebanggaan ku, menahan diri adalah pekerjaan ku, keyakinan adalah makanan ku, kejujuran adalah perantara ku, ketaatan adalah ukuran ku, berjihad adalah perangai ku, dan hiburan ku adalah dalam shalat."


Senin, 08 Juni 2015

DAKWAH, Beban atau Hiburan..???

DAKWAH, Beban atau Hiburan..???

☼ Cara Pandang Seseorang Menyikapi Suatu Perkara Berbanding Lurus Dengan Respon dan tindakanya.

SHOLAT :

☼ Sholat.... Jika Di Pandang Sebagai Beban, Di pastikan Tidak ada Ke-Nikmat Saat menjalankanya. (yang ada Rasa terburu2 ingin cepat selesai)

☼ Tiap Lantunan Bacaan Imam Terasa Berat untuk di dengarkan, Tiap Raka'at Berganti Terasa Lama Nan Waktu Berjalan.

☼ Tentu ini Berbeda dengan Rasulullah yang Memerintahkan Umatnya Untuk Shalat dengan
Tuma'ninah,

☼ Bahkan dalam Satu riwayat Ketika Beliau Sholat Bacaanya Tartil, (Jelas Huruf per Hurufnya).

☼ Bagi Rasul Sholat adalah "Hiburan" Bagi Kita Sholat itu "Beban".

☼ Bahkan Di Riwayat Yang Lain, Ketika Sedang Kelelahan Beliau Meminta Bilal Menghiburnya Dengan Sholat : Qum ya Bilal fa arihna bi al shalah.(Wahai bilal Hiburlah kami dengan Sholat)

☼ Kalau Kita Sekarang Hiburanya GAME, SINETRON, NGERUMPI, TIDUR.

JIHAD :

☼ JIHAD kata Rasulullah adalah Wisatanya bagi kaum muslimin, Bagi Kita JIHAD adalah HOROR Yang
Menakutkan (minjem istilah ust Felix).

☼ "Sesungguhnya Wisata umatku adalah jihad fi sabilillah {HR. Abu Dawud}

RESIKO DAKWAH SIAP DICEMOOH :

☼ Alih Alih Mendukung Dakwah, Tak Jarang Kita Memandang Sinis Dengan Orang2 Yang Menyeru Kepada
Al-Islam.

☼ Cemoohan semisal : Sok Alim Lah, Sok Cari-Cari perhatian Lah, Cari muka lah, sok Suci lah sering kita lontarkan sbg EJEKAN bagi mereka (para pendakwah)

☼ Dan Banyak Lagi Suudzon yang Terlontar dalam Hati.
"Halah cuma bisa Koar2, Sok Mengkritisi orang lain padahal Dia Sendiri Penuh dosa"

AYO MULAI DAKWAH :

☼ Padahal Kalau Menurut saya Cara Terbaik Memperbaiki diri adalah Dengan Memperbaiki Orang Lain.
( lho apa iya)

☼ Pertama Kita akan terpacu Untuk Lebih Tahu, Lebih Termotifasi Mencari Ilmu, Lebih Punya Habits Menyampaikan Ide dan Pendapat.

☼ Yang Kedua Ada Beban Psikologis Agar Kita Senantiasa Konsekwen dan Konsisten Dengan apa yang Kita sampaikan.

☼ Jadi Kita akan Relatif Aman dari Penyimpangan dan Berbuat Kesalahan Di banding Uzlah "menyendiri" Kontemplasi dalam memperbaiki diri

☼ So..... Do it, Jangan menunda-nunda dalam Beramal Sholeh.

☼ Jika Berdakwah Ukurannya Harus-lah Suci , tentu Hanya Para Malaikatlah yang Pantas Berdakwah.

☼ Jika Berdakwah Ukuranya Harus-lah Pandai, Tentu hanya gelar Profesor, Doktorlah, Syeick, Habib, Kyai, Ustadz Yang Pantas Berdakwah.

☼ Mari Bersihkan Hati Menikmati Indahnya Dakwah, Menjadikan Dakwah ini seolah-olah Kita Sedang "Berbulan madu" Dengan Allah.

#AllahuAkbar.

Repost by. Ust Fatih Karim

Hikmah menghadiri Majelis Ilmu

Berapa kali dalam pekan ini anda menghadiri majelis ilmu?

Α∂α уαηg merasa ringan,
Α∂α уαηg merasa berat,
Α∂α уαηg terpaksa,
Α∂α уαηg menunda,
Α∂α juga уαηg selalu merindukannya..

Mari simak hadist berikut,

Dari Umar Ibnul Khaththab RA,
Beliau SAW berkata:

“Sesungguhnya seseorang keluar dari rumahnya dalam keadaan dia mempunyai dosa-dosa seperti gunung Tihamah,
akan tetapi apabila dia mendengar ilmu (yaitu mempelajari ilmu dengan menghadiri majelis ilmu), kemudian dia menjadi takut,
kembali kepada Rabbnya dan bertaubat,
maka dia pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak mempunyai dosa. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkan majelisnya para 'ulama.”

Luar Biasa...
Semoga kita menjadi orang2 уαηg mencintai majelis ilmu..
Beramal dg ilmu,menundukkan dunia dg ilmu demi raih akhirat уαηg tidak semu..

ﺁﻣــﻴﻦ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦْ ..

Repost by. Ust Fatih Karim

Hikmah menghadiri Majelis Ilmu

Berapa kali dalam pekan ini anda menghadiri majelis ilmu?

Α∂α уαηg merasa ringan,
Α∂α уαηg merasa berat,
Α∂α уαηg terpaksa,
Α∂α уαηg menunda,
Α∂α juga уαηg selalu merindukannya..

Mari simak hadist berikut,

Dari Umar Ibnul Khaththab RA,
Beliau SAW berkata:

“Sesungguhnya seseorang keluar dari rumahnya dalam keadaan dia mempunyai dosa-dosa seperti gunung Tihamah,
akan tetapi apabila dia mendengar ilmu (yaitu mempelajari ilmu dengan menghadiri majelis ilmu), kemudian dia menjadi takut,
kembali kepada Rabbnya dan bertaubat,
maka dia pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak mempunyai dosa. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkan majelisnya para 'ulama.”

Luar Biasa...
Semoga kita menjadi orang2 уαηg mencintai majelis ilmu..
Beramal dg ilmu,menundukkan dunia dg ilmu demi raih akhirat уαηg tidak semu..

ﺁﻣــﻴﻦ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦْ ..

Repost by. Ust Fatih Karim

Senin, 13 April 2015

Jalan menuju T A A T . . .

bila engkau sulit karena taat, jangan bersedih | terkadang untuk naik kelas, kita harus merasa perih

jika engkau sudah memilih yang baik, jangan mengeluh | rasa nikmat itu datang setelah lelah dan berpeluh

jika engkau sudah di jalan kebenaran, jangan menyerah | menang atau kalah, engkau sudah mengukir sejarah

kadang kita terlalu terburu-buru pada hasil |padahal prosesnya yang sesungguhnya kita nikmati

kapal bagus bukan di laut tenang, pedang tajam bukan saat dipajang | bila hidup ini mau berarti, menang tak harus, yang harus itu berjuang

yang belakang biarlah dikenang, yang didepan itu harus dijelang | bila di dunia Islam dipegang, maka di akhirat akan tenang

bagi yang masih berharap pada yang fana, ada untung ada buntung | bagi yang berharap hanya pada Allah, maka mereka pasti beruntung

Inspired by. Ust Felix Siauw

Kamis, 02 April 2015

Dakwah

Dakwah mengajariku keikhlasan.
Ikhlas di tolak, ikhlas di hina, dan ikhlas di kucilkan

dakwah mengajariku pengorbanan
pengorbanan waktu, tenaga, materi, dan pikiran

dakwah mengajariku kebangkitan
bangkit ketika terjatuh, bangkit ketika gagal dan
bangkit ketika di acuhkan

dakwah mengajariku menangis
menangis ketika dianggap sok suci, cewe munafik, di diskriminasi, di marahi guru, dan di tegur kesiswaan

dakwah juga mengajariku senyuman
senyum keikhlasan, pengorbanan, kebangkitan dan senyum dalam tangis kebahagiaan.

Jika kau bertanya sulitkah berdakwah ?
Maka aku jwb iya, krn bnyak batu penghalang, kerikil" tajam, dan jebakan" yg siap menikam setiap jiwa yg berjuang di dalamnya

dan jika aku ditanya lagi, mau kah kau berhenti berdakwah? maka dgn lantang dan tegas aku katakan TIDAK. !
Karena jalan ini suci, mulia dan salah satu jalan dimana impianku utk masuk dan bersanding dgn
manusia ter baik yaitu Rasulullah SAW dpt terwujud.

Cc.
Dhewy Ratna Zafiroh